KREDENSIAL

PAUS DAN TRUMP
Kredensial

PAUS DAN TRUMP

[caption id="attachment_5163" align="aligncenter" width="206"] Paus Leo XIV memimpin Doa Mohon Karunia Perdamaian, di Basilika Santo Petrus, Vatika, Sabtu, 11 April 2026 (Foto: Trias Kuncahyono)[/caption] Sabtu lalu, 11 April 2026, Paus Leo XIV memimpin Doa Perdamaian--per Invocare il Dono della Pace, mohon karunia perdamain-- di Basilika Santo Petrus, Vatikan. Pada hari yang sama, AS dan Iran…

FEATURE

Politik

THE GODFATHER
Kredensial

THE GODFATHER

    Don Corleone Pertama Jumat siang kemarin, saya bertemu dua teman SMP (1971-173): Pranoto dan Herry Gendut Janarta. Pranoto yang lebih 30 tahun bekerja perusahaan perminyakan, dulu paling pandai di kelas dan baik hati.…

PESAN DARI ENDE
Kredensial

PESAN DARI ENDE

PertamaEnam belas tahun silam  sosiolog Ignas Kleden menulis artikel di Kompas (6/6/2006). Ignas antara lain menulis, dewasa ini masih sering terdengar keinginan atau harapan akan adanya pemimpin panutan. Seseorang dianggap menjadi panutan apabila dia memiliki…

KISAH PEMBURU
Kredensial

KISAH PEMBURU

Maka tidak mengherankan --tetapi, aja kagetan, aja gumunan--kalau para pemburu kekuasaan itu sekarang ini  tampak alim, saleh, agamis, santun, sopan, peduli, penuh belarasa, merendah, dan tebar pesona; bahkan menyebut-nyebut dirinya keturunan tokoh besar dan kondang…

CATATAN DARI SERBIA
Koleksi foto

CATATAN DARI SERBIA

Sejarah menceritakan, Serbia lama diperintah secara bergantian oleh Kekaisaran Ottoman dan Austria-Hongaria. Lalu ada tahun 1918 dibentuk federasi independen yang dikenal sebagai Kerajaan Serbia, Kroasia, dan Slovenia, yang kemudian membentuk Yugoslavia.

MEDSOS DAN KEMENANGAN BONGBONG
Kredensial

MEDSOS DAN KEMENANGAN BONGBONG

Kemenangan Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr, dalam pemilu presiden 9 Mei lalu di Filipina menarik perhatian, sekaligus meninggalkan setumpuk pertanyaan bagi banyak orang. Meskipun hasil berbagai survei menjelang pemilu menunjukkan dia unggul.

NGOBROL CAPRES
Kredensial

NGOBROL CAPRES

Hari Rabu malam lalu, seperti biasa, kami berlima berkumpul ngobrol sambil ngopi dan ngeteh. Salah seorang kawan menyebutnya sebagai “Majelis Reboan”, walau yang kumpul hanya lima orang. Yang lain menamai “Jemaat Reboan”.

error: Content is protected !!