Author: Trias Kuncahyono
CERITA DARI KAPEL
Piazza San Pietro Ada yang masih kami ingat dan rasakan setelah diundang menghadiri acara perpisahan dengan Romo Victorius Dwiardy OFMCap, beberapa hari silam. Sebenarnya, acara itu biasa saja sebagaimana acara perpisahan. Kami berkumpul untuk melepas…
“RELIQUIAE”
Para suster yang berkaul kekal tidur tiarap sebagai tanda penyerahan diri secara total (Foto: Erick Sadewa) Pekan lalu, kami diundang…
PARA RUBIAH BERSEPATU SANDAL
Pertapaan Pasionis di Vignanello, Italia Bunyi dentang lonceng gereja itu mengagetkan kami. Mobil baru saja berhenti di halaman depan biara, ketika kami mendenar suara lonceng. “Tanda waktu untuk berdoa,” kata seorang dari kami. Tiba-tiba, pintu…
PARA RUBIAH DI ORTE
Begitu pintu Katedral Santa Maria delle Grazie yang terbuat dari kayu tebal saya buka, terdengarlah alunan merdu lagu Salve Maria. Lagu itu dinyanyikan para rubiah. Salve, Regina, mater misericordiae: Vita, dulcedo, et spes nostra, salve.…
SPARTACUS CAPUA
Gladiator—-foto: Istimewa Capua. Inilah kota pertama yang saya kunjungi sejak memulai bertugas di Vatikan. Kota kecil seluas 48,63 km2 dan berpenduduk sekitar 18,5 ribu jiwa terletak 189,6 km selatan Roma dan 25 km utara Napoli.…
BUNG KARNO DI OMAH PETROEK
Omah Petroek, memang rumahnya rakyat dan seniman. Maka yang ada adalah rakyat dan seniman. Hasrat naluriah seniman adalah bertemu dengan rakyat.
BRUTUS DAN YUDAS
Meskipun dalam perjalanan sejarah umat manusia selalu muncul pengkhianat-pengkhianat baru. Sepertinya, setiap zaman melahirkan pengkhianat baru. Dan pengertiannya pun berkembang.
BERKIBARLAH BENDERAKU
Pagi-pagi, sahabat saya, Subekti, sudah mengirimkan tulisan pendeknya tentang “Tujuh Belasan.” Tulisan pendek itu dibuka dengan alenia, yang menurut saya menarik. Kata dia, upacara bendera hari ini adalah penanda waktu yang penting dalam sejarah Indonesia.…









